DomaiNesia

Jumat, 16 Juli 2021

Pentingnya Vitamin D Untuk Cegah Penyakit Autoimun

autoimun Foto: shutterstock

Jakarta -

Kekurangan vitamin D sanggup memiliki pengaruh pada metode kekebalan tubuh. Studi pertanda bahwa vitamin D turut berperan dalam pemeliharaan kekebalan tubuh.

Padahal, metode kekebalan badan bertugas melindungi badan dari serangan virus dan sumber penyakit lainnya. Ketika terdeteksi benda-benda abnormal itu, metode kekebalan badan akan menjalankan perlawanan.

Sementara itu, para cakap mendapatkan bahwa gangguan pasokan vitamin D dalam badan memiliki pengaruh pada pertumbuhan proses autoimun. Kemudian, hal ini akan menyebabkan penyakit autoimun.

Penyakit autoimun merupakan keadaan di mana metode kekebalan badan secara tidak sengaja menyerang sel-sel yang ada di badan pengidapnya. Dalam penyakit ini, protein autoantibodi dilepaskan dan menyerang sel-sel yang sehat.


Banyak efek yang muncul jikalau badan terjangkit penyakit autoimun. Bahkan, tercatat ada 80 jenis penyakit autoimun yang berbincang tanda-tanda yang sama. Gejala permulaan umumnya kelelahan, bisul dan kemerahan, demam ringan, kebas dan kesemutan pada potongan tangan dan kaki, rambut rontok, sampai sukar berfokus atau brain fog.

Para pakar belum mengenali penyebab niscaya penyakit autoimun. Meski begitu, mereka menyimpulkan penyakit ini disebabkan oleh genetik atau aspek keturunan, lingkungan, paparan materi kimia, serta infeksi.

Kebutuhan Vitamin D

Cara paling utama mudah-mudahan tidak terjangkit penyakit autoimun merupakan dengan memajukan vitamin D di dalam tubuh. Vitamin D memiliki banyak peran, menyerupai mempertahankan kesehatan tulang dan gigi, mendukung kekebalan badan dan metode saraf, menertibkan kadar insulin dan kadar gula darah, sampai menolong fungsi paru-paru dan jantung.

Sumber vitamin D sanggup didapatkan lewat sinar matahari yang sanggup menolong badan memproduksi vitamin D. Selain itu, vitamin D sanggup didapatkan dengan mengonsumsi ikan tuna atau salmon, kuning telur, keju, jamur, susu, sereal, sampai hati sapi.


Namun, konsumsi vitamin D yang berlebihan juga tidak baik bagi kesehatan tubuh. Batas optimal vitamin D yang dianjurkan oleh pakar kesehatan merupakan 4.000 IU per hari untuk orang dewasa.

Kebutuhan sebanding akan vitamin D sanggup didapatkan lewat produk Samcalvit D. Samcalvit D merupakan tablet kunyah dengan rasa peppermint dari Samco.

Samcalvit DSamcalvit D Foto: Samco Farma

Samcalvit mengandung calcium phosphate dan vitamin D yang memiliki fungsi untuk pertumbuhan tulang dan gigi. Samcalvit D juga sanggup digunakan selaku suplementasi kalsium untuk perempuan hamil dan menyusui.

Saat ini, Samcalvit D sanggup didapatkan di apotek-apotek terdekat dan marketplace, menyerupai Shopee, Lazada, dan Tokopedia. Keduanya juga sanggup didapatkan lewat distributor-distributor PT Samco Farma yakni, PT Merapi Utama Pharma, PT Daya Muda Agung, dan PT Prima Galvin Sukses untuk area Jabodetabek atau sanggup menghubungi Sales Representative, Almer di nomor 081288715581.

Adapun bagi yang berada di luar Jabodetabek, produk ini sanggup didapatkan pada agen PT Cahaya Mutiara Farma untuk area Jawa Timur, PT Marrykha Mitra Mustika di Jawa Tengah, PT Kwatro berdikari Ekavisi di Jawa Barat, PT Mitra Bina Multi Sejahtera di Sumatera Utara, PT Talang Gugun Sari Nusantara di Sumatera Barat, PT Sinar Prima Lestari di Sumatera Selatan, Bengkulu, dan Jambi, PT Aditama Makmur Sentosa di Lampung, PT Nitijaya Cipta Makmur di Banjarmasin, dan PT Sehat Inti Permata di Bali dan Lombok.

(Content Promotion/Samco Farma)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Oseltamivir-Azithromycin Tak Lagi Disarankan, Paket Isoman Covid-19 Berubah?

    Foto: Andhika Prasetia Jakarta - Rekomendasi modern para dokter tidak lagi memasukkan Oseltamivir dan Azithromycin sebagai obat terap...